en id

Acara

> Menuju Berita
Informasi Menu
Acara

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Terapkan Konsep “Silent Airport” per 1 Juli 2014

27 Jun 2014

kembali ke list


MAROS – Mulai 1 Juli 2014 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar akan menerapkan konsep “Silent Airport”. Silent Airport merupakan konsep yang merubah pola announcement yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kebisingan akibat banyaknya pengumuman yang disiarkan di terminal bandara. Disamping untuk menciptakan suasana nyaman di area terminal, konsep ini mempunyai tujuan untuk merubah kebiasaan dan mengedukasi para penumpang agar membaca informasi yang tertera di Boarding Pass dan FIDS (Flight Information Display System) atau layar informasi penerbangan.

“Rencana perubahan ini merupakan langkah lanjutan dari kami untuk proses penyejajaran Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan world class airport karena konsep ini adalah standar dari pemberian layanan pengumuman di bandara internasional di dunia” terang Rachman Syafrie selaku General Manager.

“Konsep silent airport ini bukan berarti meniadakan seluruh pengumuman yang seperti biasa dilaksanakan di bandara internasional pada umumnya, namun lebih pada mengurangi pengumuman atau announcement yang ada. Jika pada umumnya dalam satu penerbangan ada 7 jenis pengumuman, dalam konsep silent airport nanti hanya 3 jenis pengumuman yang akan disiarkan yaitu boarding call, panggilan untuk penumpang yang belum masuk pesawat, dan pengumuman lain-lain” ujar Rachman menjelaskan.

Terkait dengan rencana kegiatan ini, pihak angkasa pura 1 telah melakukan beberapa kegiatan sosialisasi seperti melakukan benchmarking ke bandara internasional juanda surabaya yang telah melakukan konsep ini terlebih dulu serta pendekatan kepada stakeholder melalui rapat serta pengumuman di bandara dan media.

“Kami ingin semuanya berjalan smooth dan lancar sebelum hari H pelaksanaan konsep ini nanti, untuk itu partisipasi seluruh stakeholder dan sosialisasi kepada seluruh pengguna jasa bandara kami lakukan sedini mungkin. Selain itu proses persiapan lain-lain seperti penambahan layar informasi penerbangan pesawat (Flight Information Display System/FIDS ) serta penggantian layar yang lebih besar akan kami lakukan, berikut SOP dan contingency plan-nya” ,Rachman mengakhiri penjelasannya.

Untuk para penumpang yang memiliki keterbatasan fisik pihak bandara akan melakukan kerjasama dengan airlines guna pemberian bantuan secara personil kepada yang bersangkutan

TIPS KEBERANGKATAN

  • ikuti petunjuk “Kedatangan” dan "Pengambilan Bagasi"
  • Periksa Layar informasi di Conveyer Belt sesuai penerbangan Anda
  • Apabila kehilangan bagasi, Anda dapat menghubungi staf maskapai di konter Lost and Found
  • Tersedia fasilitas trolley di area pengambilan bagasi.
  • Bila diperlukan, Anda dapat menggunakan jasa porter untuk membantu membawa barang bawaan