07 Jul 2014
kembali ke list
MAROS – Salah satu bentuk peningkatan pelayanan kepada penumpang jasa penerbangan, PT Angkasa Pura I (Persero) akan me-redesign (menata ulang) screening check point di bandara-bandara yang dikelolahnya guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar merupakan bandara ke-7 yang akan menerapkan konsep redesign screening check point setelah Bandara Internasional Juanda, Bandara Internasional Ngurah Rai, Bandara Internasional Sepinggan, Bandara Internasional Adisutjipto, Bandara Internasional Syamsuddin Noor, dan Bandara El Tari.
Penerapan konsep ini direncanakan akan direalisasikan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada awal Juli 2014 mendatang. Dalam perencanaan tersebut,beberapa hal yang menjadi berubah adalah pemeriksaan barang penumpang melalui mesin X-Ray akan dilaksanakan setelah check-in dan area check-in menjadi area yang bersifat terbatas.
“Keuntungan redesign screening check point (SCP) I ini untuk menghilangkan antrian penumpang di SCP I serta resiko barang tertinggal di X-Ray. Selain itu konsep in lebih mengoptimalkan pengawasan keamanan karena bagasi yang telah diperiksa di SCP I dipasang label Security Check dan tidak dapat diambil kembali oleh pemiliknya†terang Rachman Syafrie selaku General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
Untuk pemeriksaan manual terhadap bagasi yang berisi barang mencurigakan akan disiapkan Ruangan Rekonsiliasi yang akan dilengkapi dengan sarana komunikasi untuk proses koordinasi ke masing-masing Check-in Counter dan informasi bandara untuk pemanggilan penumpang yang bagasinya berisi barang mencurigakan.